Diposkan dalam Poetries pada April 8, 2007 | Leave a Comment »
aku jadi ayah puisi. kekasihku ibunya. indah tersenyum. hah! puisi nasib cinta. puisi bahagia. yang aku ambil dari penjara keharaman. yang kami urusi di album jiwa.
jangan pedulikan pelarang cinta: bodoh dan gila. tukang pos pasti bawakan kado: air, mawar, nasi dan diary.
hakim ketuk palu setelah media massa berteriak: sah!
Serang, 2002
Untuk mentranslate bahasa
Diposkan dalam Poetries pada April 8, 2007 | Leave a Comment »
Tuhan berbaring di kursi santai. menonton alam malayang. ongkang-ongkangan.
Dia tidak lagi bekerja, kini Pengangguran
Serang, 5:58, 18 Juni 2003
Untuk mentranslate bahasa
Diposkan dalam Poetries pada April 8, 2007 | Leave a Comment »
Tuhan berbaring di kursi santai. menonton alam malayang. ongkang-ongkangan.
Dia tidak lagi bekerja, kini Pengangguran
Serang, 5:58, 18 Juni 2003
Untuk mentranslate bahasa
Diposkan dalam Poetries pada April 8, 2007 | Leave a Comment »
jangan tatap aku.
di matamu banyak cinta.
jangan pula tersenyum terlalu manis.
hatiku sedang diabetes
Serang, maret 2003
Untuk mentranslate bahasa