Diposkan dalam Essays pada Maret 5, 2008 | 6 Komentar »
Belajar, Kangen Indonesia, dan Mimpi Membangun Negeri
Oleh Ibnu Adam Aviciena
Ada berapa sih mahasiswa Indonesia di Belanda saat ini? Tidak ada yang bisa jawab, termasuk pihak Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Den Haag dan Perhimpunan Pelajar Indonesia (PII) dari masing-masing kota. KBRI tidak punya datang lengkap karena tidak semua mahasiswa Indonesia di Belanda melaporkan dirinya [...]
Untuk mentranslate bahasa
Diposkan dalam Essays pada Februari 26, 2008 | 3 Komentar »
Oleh Ibnu Adam Aviciena
Sejak ditetapkan sebagai tuan rumah MTQ Nasional XXII untuk 17-24 Juni 2008, Banten tampak menanggapi amanah tersebut dengan cukup sigap. Persiapan di sana sini dikerjakan. Namun demikian, ada ironi di Banten berkenaan dengan lomba pembacaan ayat al-Qur’an ini. Satu sisi, pada prinsipnya MTQ ini baik, akan tetapi pada sisi yang [...]
Untuk mentranslate bahasa
Diposkan dalam Essays pada Desember 1, 2007 | Leave a Comment »
Oleh: Ibnu Adam Aviciena
Sekitar tiga hari yang lalu, selepas solat magrib, aku merasa ada yang memukul dadaku sehingga aku kaget. Yang memukul dadaku itu adalah diriku sendiri yang hadir dari masa lalu. Diriku yang datang kepadaku saat itu adalah diriki yang hidup pada masa Sekolah Dasarku. Dia bilang kepadaku bahwa huruf Qur’an sudah hilang.
Aku Cuma [...]
Untuk mentranslate bahasa
Diposkan dalam Essays pada November 21, 2007 | 1 Komentar »
Oleh Ibnu Adam Aviciena
Aku baru saja selesai solat subuh. Pukul 7 lewat beberapa menit. Ada yang istimewa dengan subuhku kali ini. Yaitu bahwa aku mengubah arah aku menghadap. Bayangkan kamarku yang kotak memanjang. Sampai sekitar tiga bulan aku di kamar ini aku biasa menghadap ke satu sudut saat solat. Tetapi subuh ini aku ganti. Aku [...]
Untuk mentranslate bahasa